Minggu, 18 Maret 2012

XAMTHONE PLUS ANTI OKSIDAN SUPER

XAMthone Plus - Anti Oksidan Super

XAMthone Plus - Anti Oksidan Super Melindungi Sel dari Radikal Bebas
Antioksidan merupakan zat yang mampu memperlambat atau mencegah proses oksidasi. Zat ini secara nyata mampu memperlambat atau menghambat oksidasi zat yang mudah teroksidasi meskipun dalam konsentrasi rendah. Antioksidan juga sesuai didefinisikan sebagai senyawa-senyawa yang melindungi sel dari efek berbahaya radikal bebas oksigen reaktif jika berkaitan dengan penyakit, radikal bebas ini dapat berasal dari metabolisme tubuh maupun faktor eksternal lainnya.
Radikal bebas adalah spesies yang tidak stabil karena memiliki elektron yang tidak berpasangan dan mencari pasangan elektron dalam makromolekul biologi. Protein lipida dan DNA dari sel manusia yang sehat merupakan sumber pasangan elektron yang baik. Kondisi oksidasi dapat menyebabkan kerusakan protein dan DNA, kanker, penuaan, dan penyakit lainnya. Komponen kimia yang berperan sebagai antioksidan adalah senyawa golongan fenolik dan polifenolik. Senyawa-senyawa golongan tersebut banyak terdapat di alam, terutama pada tumbuh-tumbuhan, dan memiliki kemampuan untuk menangkap radikal bebas. Antioksidan yang banyak ditemukan pada bahan pangan, antara lain vitamin E, vitamin C, dan karotenoid.
Berdasarkan berbagai penelitian menunjukkan bahwa Buah Manggis mempunyai bahan aktif biologi yang sangat kaya dengan ANTIOKSIDAN yang tinggi dengan aktivitas yang sangat kuat, selain vitamin, poly-saccharides, stilbenes. Disamping itu buah manggis ini unik karena mempunyai tambahan bioaktif yang hebat yaitu xanthone.

Data ORAC Pada Manggis - XAMthone Plus

Untuk mengukur kandungan zat anti oksidan yang dikandung oleh sebuah makanan / suplemen maka digunakan besaran ORAC, (Oxygen Radical Absorbance Capacity). Berbagai penelitian independen menunjukkan bahwa kandungan ORAC pada Manggis adalah yang tertinggi di bandingkan Buah dan Sayuran Lainnya.
Kadar ORAC XAMthone Plus
Dari Data : Antioksidan yang terkandung di dalam manggis adalah 17.000 per 100 gram
TERBUKTI MANGGIS (MANGOSTEEN) MEMILIKI KADAR ANTIOKSIDAN TERTINGGI

Apa Itu Xanthone ?

Xanthone merupakan sekumpulan molekul biologi yang sangat aktif di dalam kulit (pericarp) buah manggis yang berwarna ungu. Struktur berbentuk cincin segi enam dengan ikatan karbon kembar untuk memberi kestabilan kepadanya. Lebih 200 Xanthone terdapat di alam, dimana 40 Xanthone terdapat dalam buah manggis, terutama dibagian kulit (pericarp) buah manggis.
    Fungsi xanthones adalah menjelajah seluruh tubuh, menetralkan radikal bebas, sehingga tubuh kita menjadi lebih bersih dan lebih sehat daripada sebelumnya. Xanthones yang terdapat dalam kulit manggis mempunyai sifat sebagai anti kanker, anti inflammatory, anti mikroba, menurunkan kolesterol dan lain-lain seperti :
    - Antiviral - Antifungal
    - Antiparasitic - Antiallergen
    - Anti-parkinson - Anti-Alzheimer
    - Antidepressant - Helps lower blood pressure
    - Helps fight fatigue - Prevents stomach ulcers
    - Aids with weight loss - Builds immunity to disease
    - Heart protective - Combats diarrhea
    - Pain reducer - Analgesic
    - Lowers fevers

    BUAH MANGGIS

    Kulit Manggis Anti Oksidan Super
    Komponen Buah Manggis :
    Besi, Serat, Kalsium, Vitamin C, Kalium, Vitamin B2, Protein, Katecin/tannin, Fosforus, Natrium, Vitamin B1, Niasin.
    Buah Manggis yang memiliki nama ilmiah "Garcinia Mangostana" ini telah digunakan dalam pengobatan tradisional kuno yang tercatat dalam sejarah Dinasti Ming (1268-1644AD). Berbagai penelitian ilmiah manggis seluruh dunia bila dicetak bisa mencapai setinggi 1 1/2 meter.
    Xanthos pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan Jerman pada tahun 1855 saat mempelajari penyakit disentri, karena berwarna kuning dan mengkristal dinamakan "xanthos" yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti kuning.
    Tahun 1979 "alpha mangostin" yang dikenal sebagai anti-luka bakar di Madras, India.
    Hingga saat ini, lebih dari 200 xanthones telah ditemukan secara alami dan sekitar 40 dari xanthones tersebut ditemukan di manggis Beberapa laboratorium penelitian telah menggaris-bawahi kemampuan xanthones mengatasi beberapa bakteri seperti: Staphylococcus aureus (bakteri penyebab intoksisasi), interococci , salmonela, helicobacter pylori (bakteri pencernaan), dan enterococci.

    Untuk mendapatkan informas lebih lanjut dan pemesanan Xamthone Plus Kunjungi Situs kami : www.indoxamthone.com



TERBUKTI XAMTHONE PLUS MAMPU MENGOBATI HIV/AIDS

Leonard F. Franklin

Adalah Leonard F. Franklin L.L., seorang Counseling Adviser STI/HIV/AIDS dan BCC (Behavior Changes Communication) Services yang berkantor di Bandung, Jawa Barat, telah membuktikan khasiat XAMthone plus mampu mengobati para penderita HIV/AIDS. Dalam setiap kesempatan pria yang akrab disapa Franklin ini menuturkan dengan bangga di depan forum seminar maupun gebyar bahwa ternyata dengan kehadiran XAMthone plus sangat membantu para penderita HIV/AIDS untuk hidup lebih lama dan selayaknya seperti manusia lainnya yang tidak menderita penyakit tersebut.
Menurut penuturannya, saat ini dia sedang menolong para penderita HIV/AIDS, antara lain, 1 keluarga di Pati, Jawa Tengah, 2 bapak di Surabaya, Jawa Timur, 7 orang di Bandung, 1 orang di Padang, Sumatera Barat, 1 orang di Pekanbaru, Riau, 7 orang di Jakarta, 1 orang di Ambon, Maluku dan 2 orang di Papua.
Khusus penderita asal Padang mempunyai kisah tersendiri. Menurut Franklin, si penderita dari Padang ini sudah memasuki stadium 4 dan tinggal menghitung kapan tiba ajalnya. "Setiap dia telepon saya, lagi ngomong tiba-tiba dia pingsan, bangun, telepon lagi, pingsan lagi, bangun lagi, telepon lagi, tetapi saya tetap suruh minum XAMthone plus. Dan faktanya sekarang dia sudah bisa main futsal, bekerja kembali dan hidup layaknya manusia yang bukan menderita HIV/AIDS. Dia juga akan terbang dari Padang menuju Bandung untuk mengikuti seminar yang diadakan oleh Yayasan saya," beber lelaki berdarah Ambon Belanda dan Jawa ini.
Sebelum menggunakan XAMthone plus dalam mengobati para pasien HIV/AIDS, Pendiri Yayasan PRIAngan Sejati itu mengakui tingkat keselamatan para pasien HIV/AIDS sangat rendah. "Rata-rata kurang dari 10 tahun usia hidup mereka, bahkan hanya sampai 3 tahun masa hidup mereka," ujar aktivis HIV/AIDS yang sudah berkecimpung 18 tahun lamanya ini. "Setelah minum XAMthone plus, mereka mempunyai harapan hidup selama-lamanya karena sudah selesai satu permasalahannya yaitu HIV/AIDS," lanjutnya.
Dengan pengalaman 18 tahun di bidang penanganan para penderita HIV/AIDS atau OHIDA, Franklin sangat yakin dengan khasiat XAMthone plus. "Saya nyatakan, baru 15 menit pertama kali minum XAMthone plus si penderita sudah merasakan perubahannya, bahkan 1 botolpun mereka sudah bisa beraktivitas, seperti enak makan, enak tidur, tidak diare lagi dan tidak mual lagi," lanjut pria yang pernah berbicara mengenai HIV/AIDS di depan Megawati Soekarno Putri, Jusuf Kalla dan beberapa menteri serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI yang membidangi kesehatan.
Franklin menggunakan XAMthone plus tepatnya tahun 2009 selepas lebaran dan sampai hari ini jumlah para penderita HIV/AIDS yang tertolong semakin banyak. Dia juga menuturkan, sejak ada XAMthone plus, dia tidak lagi memberikan obat kimia kepada pasiennya, hanya XAMthone plus saja, dan kalau dirasakan perlu, dia bisa menambahkan dengan madu kunyit putih, madu cerna dan teh murbei.

XAMthone Plus Sembuhkan Penderita HIV/AIDS

Dalam percakapannya dengan reporter USB News, ia juga mengandaikan, kalau saja si pasien HIV/AIDS punya 10 juta untuk membeli XAMthone plus, maka selesai sudah. Jauh lebih murah ketimbang biaya yang diperkirakan oleh WHO, badan kesehatan dunia PBB yang harus dikeluarkan oleh seorang penderita HIV/AIDS dalam memerangi penyakitnya. Dibutuhkan sekitar 360 juta rupiah setiap penderita untuk mempertahankan hidupnya sampai mereka meninggal dunia, artinya biaya pengobatan dan terapi segala macam.
Para pasien yang mengonsumsi XAMthone plus berasal dari berbagai kalangan dan berbagai jenjang usia. Perlu diketahui bahwa dalam tubuh seseorang yang menderita HIV/AIDS, setiap harinya tumbuh 10.000 virus yang menyerang sistem imun tubuhnya dan itu harus dihambat secepatnya, sebab kalau tidak akan sangat cepat meninggal, ya paling lama 3 tahun. Dan menurut Franklin herbal yang mampu dengan cepat membunuh virus-virus tersebut hanya XAMthone plus dan hal itu sudah terbukti. Bukan saja membunuh virus-virus itu, tetapi juga membangun kembali sistem imun tubuh yang tercabik-cabik dihajar virus mematikan itu.
Cara minumnya tidak perlu mengikuti aturan minum yang tertera di botol atau brosur XAMthone plus, diminum seperti layaknya kita minum air putih. Franklin mempunyai mimpi kelak Indonesia tanpa penderita HIV/AIDS dan bersama XAMthonie plus semoga mimpinya menjadi kenyataan. Mulailah Hidup Sehat dengan XAMthone plus.

Untuk mendapatkan informas lebih lanjut dan pemesanan Xamthone Plus Kunjungi Situs kami : www.indoxamthone.com

PENGUMUMAN PENTING SERTIFIKASI 2012

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan TIDAK Memungut Biaya Apapun dari Guru untuk Pengumuman Hasil UKA.
Jangan Percaya Kepada Orang yang Berjanji akan Membantu Kelulusan UKA dan Jangan Memberikan Uang Kepada Siapapun Untuk Jaminan Kelulusan UKA.
Pengumuman UKA ditunda sampai dengan hari Kamis 22 Maret 2012.
untuk lebih jelasnya kunjungi alamat situs:
http://sergur.kemdiknas.go.id/

Sabtu, 17 Maret 2012

Orang yang Sering Melamun Tandanya Punya Otak Tajam

Merry Wahyuningsih - detikHealth
 
 
 
 
 
Jakarta, Setiap orang pasti pernah melamun dan berkhayal memikirkan masa depan atau sesuatu hal yang indah. Studi terbaru menunjukkan bahwa orang yang pikirannya sering melayang ternyata memiliki otak yang lebih tajam. Mengapa bisa begitu?

Studi terbaru menunjukkan bahwa orang yang sering melamun justru memiliki lebih banyak memori kerja di otak, yang memberinya kemampuan untuk dapat melakukan dua hal pada saat yang sama.

"Mereka yang memiliki kapasitas memori otak yang lebih tinggi melaporkan pikirannya lebih sering melayang (melamun) saat melakukan tugas-tugas sederhana, meskipun kinerja mereka tidak terganggu," ujar Daniel Levinson, psikolog di University of Wisconsin-Madison, seperti dilansir Dailymail, Sabtu (17/3/2012).

Dalam studi yang hasilnya sudah dipublikasikan dalam Psychological Science ini, peneliti meminta partisipan untuk menekan tombol saat merespons kata-kata yang muncul di layar komputer. Peneliti kemudian akan memeriksa secara berkala untuk menanyakan apakah pikiran partisipan sempat melayang alias melamun.

Pada akhir studi, peneliti mengukur kapasitas memori kerja partisipan serta juga memberikan skor untuk kemampuan mengingat serangkaian huruf diselingi dengan pertanyaan-pertanyaan matematika yang mudah.

Hasilnya, partisipan yang lebih banyak melamun justru yang kapasitas memori otaknya lebih tinggi.

Diperkirakan ini berkaitan dengan ruang kerja mental yang digunakan. Misalnya, ketika orang dapat menjumlahkan dua angka yang diucapkan tanpa perlu menuliskannya, tapi cukup dengan membayangkannya saja. Kapasitas ini telah dikaitkan dengan ukuran umum intelijen, seperti pemahaman membaca dan skor IQ.

Studi terbaru ini menggarisbawahi bagaimana memori kerja penting dalam memungkinkan otak untuk fokus pada masalah yang paling mendesak.

(mer/ir)
 
 
 
 

Langkah Bijak Cegah Batu Empedu

TIM dokter RSPAD Gatot Subroto Jakarta telah berhasil melakukan operasi pengangkatan kantong empedu Ibu Negara Ani Yudhoyono, Jumat (16/3). Jika sebelumnya telah disebutkan bagaimana cara kerja kantong empedu dan ragam pengobatannya. Berikut ini adalah cara pencegahan agar Anda dan keluarga tidak terkena dampak negatif dari cairan empedu yang membatu.







Sebuah studi epidemiologi yang dilakukan oleh Harvard Medical School menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak tak jenuh berisiko lebih tinggi untuk terkena batu empedu.
Seperti dalam Health.com, berikut adalah kiat-kiat yang semestinya Anda lakukan sebagai bentuk pencegahan.

1. Kurangi mengkonsumsi jenis makanan yang digoreng. Karena lemak tak jenuh dalam gorengan akan memicu penumpukan cairan di dalam kantong empedu. Sehingga lama-kelamaan akan membatu karena sulit diserap oleh usus.

2. Lemak merangsang kandung empedu untuk bekerja lebih keras. Untuk itu ada baiknya Anda juga menghindari jenis makanan yang berlemak.

Hubungan Migrain dan Rendahnya Gairah Seks

BAGI Anda perempuan yang sering mengalami keluhan migrain, ada baiknya untuk tidak menyepelekan hal yang satu ini. Sebuah penelitian berkesimpulan, perempuan dengan keluhan migrain memiliki kecenderungan dengan rendahnya gairah seks.


Penelitian yang dilakukan di University of Pavia, Italia, melibatkan 100 perempuan, dengan usia rata-rata 40 tahun dan sedang menjalani perawatan sakit kepala bertahun-tahun akibat keluhan sakit kepala seperti migrain lebih dari 15 hari per bulan.

Melalui tes neurologi, pengumpulan data sejarah medis, dan kuesioner mengenai kehidupan seksual, ditemukan 91 persen partisipan mengalami masalah seksual. Sekitar 20 persen perempuan masuk dalam kategori masalah libido rendah, yang bisa menyebabkan tekanan dalam diri. Sementara yang lainnya mengalami masalah rendahnya libido tanpa menimbulkan tekanan.

Seperti yang dipublikasikan dalam Journal Sexual Medicine, bagi para peneliti sakit kepala sering kali menyebabkan masalah mood, seperti depresi dan kegugupan, dan pada akhirnya bisa menghambat gairah seksual dan kepuasan terutama pada perempuan. (*/OL-06)

Kamis, 15 Maret 2012

Mengenal Lebih Dekat Badai Matahari

Yoga Hastyadi Widiartanto - Okezone


WASHINGTON - Badai matahari sudah sering disebut-sebut bisa mempengaruhi keadaan di Bumi. Namun, apakah sebenarnya badai Matahari dan mengapa badai tersebut bisa menjadi masalah?

Diwartakan Guardian, Senin (12/3/2012), Matahari adalah kumpulan gas besar yang memancarkan segala jenis radiasi, mulai dari radiasi yang bisa dimanfaatkan tanaman untuk fotosintesis sampai partikel energi tinggi yang bisa menghancurkan apapun yang dilalui.

Kadangkala, badai magnet di permukaan bintang raksasa tersebut bisa memicu timbulnya flare atau ledakan yang melontarkan seperenam energi yang dihasilkan matahari setiap detik.

Jika badainya cukup kuat, akan terjadi coronal mass ejections (CME), yaitu awan plasma berukuran besar yang  bergerak pada kecepatan jutaan mil per jam. Awan plasma tersebut terdiri dari proton dan elektron yang energik, dengan tambahan sejumlah kecil helium, oksigen dan logam.

Pada waktu terjadinya badai Matahari, sebuah ledakan matahari (solar flare) akan disertai oleh semburan radiasi elektromagnet (termasuk radio dan gelombang yang terlihat, ditambah gamma, ultraviolet, dan sinar X).

Sekira 10 sampai 20 menit setelah ledakan awal akan disusul dengan semburan penuh dengan energi proton. Kemudian, 10 sampai 30 jam ke depan, sebuah CME akan menghantam magnetosfer (lapisan medan magnet) Bumi lalu menyebabkan aliran listrik sepanjang pipa minyak serta saluran listrik tegangan tinggi.

Kejadian tersebut bisa saja memadamkan aliran listrik, namun sebagian besar  wilayah di Bumi bisa menyaksikan pertunjukan cahaya di langit, serupa aurora borealis.

Bumi memiliki lapisan magnetosfer sebagai pelindung. Dan biasanya, lapisan medan magnet yang menyelimuti Bumi ini sudah bisa menyerap radiasi berbahaya dari Matahari, serta mencegahnya menjangkau kehidupan di Bumi.

Lalu bagaimana badai Matahari bisa menjadi masalah di masa kini?

Saat ini, dunia yang modern dan saling terhubung mengandalkan kecepatan koneksi elektronik antara orang-orang di berbagai negara, dan ditenagai jaringan listrik.

"Cuaca luar angkasa bisa mempengaruhi keamanan dan ekonomi manusia di manapun di planet yang terhubung ini. Selain itu, ledakan gas bertenaga listrik yang  bergerak dari Matahari dengan kecepatan lima juta mil per jam, bisa menyerang tanpa peringatan," terang John Holdren dan John Beddington, Chief Scientific Advisors untuk Barrack Obama dan pemerintahan Inggris, pada 2011 silam.

Dalam pidato American Association for the Advancement of Science di Washington, Holdren dan Beddington juga menguraikan peristiwa badai matahari besar dari masa lalu.

"Pada 1921, cuaca luar angkasa mematikan komunikasi dan memicu kebakarandi timur laut Amerika Serikat. Pada Maret 1989, badai geomagnetik menyebabkan jaringan listrik Hydro-Quebec Kanada runtuh dalam waktu 90 detik, membuat jutaan orang dalam kegelapan selama sembilan jam," terangnya.

"Pada 2003, dua badai intensif yang bergerak dari Matahari ke Bumi hanya dalam 19 jam, menyebabkan padamnya listrik Swedia dan mempengaruhi satelit, siaran komunikasi, perusahaan penerbangan dan navigasi," tambah mereka. (tyo)